Antara aku, kamu, dan bayanganmu.
Kupersilahkan kau untuk membuka pintu- rumahku yang sudah kututup cukup lama.
Kuberikan jamuan senyum untukmu.
Ku harap kau bisa lebih lama tinggal,
Karena kau adalah tamu pertama yang mampu membuka pintuku setelah sekian lama terkunci oleh kesakitan.
Nyatanya. Kau tak bisa lama tinggal.
Bahkan kau pergi tanpa permisi.
Surakarta, 26 Mei 2016
Kupersilahkan kau untuk membuka pintu- rumahku yang sudah kututup cukup lama.
Kuberikan jamuan senyum untukmu.
Ku harap kau bisa lebih lama tinggal,
Karena kau adalah tamu pertama yang mampu membuka pintuku setelah sekian lama terkunci oleh kesakitan.
Nyatanya. Kau tak bisa lama tinggal.
Bahkan kau pergi tanpa permisi.
Surakarta, 26 Mei 2016
Komentar
Posting Komentar