Langsung ke konten utama
Aku tak mencintaimu
Kalimat yang selalu ingin ku tuliskan
Tapi susah untuk ku ungkapkan

Aku tak mencintaimu
sejak pertama aku bertemu
Atau bahkan berkali-berkali aku melihatmu
Rasa itu tetap sama, kosong.
ada sisi lain yang membuatku jatuh
Jatuh hati, bahkan jatuh cinta
Bukan denganmu, melainkan keluargamu
Ada hal yang ku temukan dalam keluargamu.
Canda, tawa, kehangatan, kasih dan sayang
Aku mencintainya.
Aku mencintai keluargamu, 
Tapi aku tak mencintaimu, 
Aku takut kehilanganmu, 
Tapi aku tak mencintaimu, 
yang ku takutkan hanyalah Aku tak menemukan kehangatan seperti keluargamu. 
Ketika kita sudah tak lagi bersama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Barisan Alinea Ribuan kata telah menjadi saksi langkah panjangmu Semakin kau melangkah, semakin berkesan deritamu Tinta hitam dan cucuran tangis selalu menjadi temanmu Tak peduli kau telah berkelana ke ujung duniamu Terkadang muncul kalimat yang terselip begitu lucu Alinea tentang dia, Barisan awal sebagai pembuka rindu kau tersipu malu Bergetar bibirmu melepaskan kalimat-kalimat itu Senyuman manis sesekali kau perlihatkan kepada aleniamu Tak perlu dibicarakan lagi, memang panah asmara sedang jatuh pada hatimu. Vidya Elma - Surakarta, 30-7-2016 barisanalinea.tumblr.com
Ada Rindu Yang Harus Aku Obati Kita sedang mengalami satu rasa,  Disaat banyak rasa telah terlewat. Kita pernah mendengar banyak cerita Namun, hanya satu cerita yang kita dengar Aku tak akan membicarakan tentang aku ataupun bercerita tentang kamu Sebab pembicaraan ini sudah menjadi milik kita .. Kita mungkin pernah membanggakan masa lalu kita, Tetapi yakinlah rancangan masa depan kita jauh lebih membanggakan .. Berteman rindu dan sepi sudah menjadi hal yang biasa,  Namun sekarang, ada rindu yang harus aku obati Mungkin menurut mereka ini berlebihan Tetapi jika mereka menjadi kita, rasa ini akan sama dirasakannya .. Satu hal yang pasti, takdir ini bukanlah kita yang membuat  Tetapi Tuhan yang telah mendengar doa kita. Surakarta, 24 Januari 2017 (Untuk sahabatku yang sedang jatuh cinta)

Sajak Keabadian

Kali ini kita dipertemukan lagi Bukan sebagai bunga yang memperindah ruangan Tapi sebagai bunga yang memperindah sudut kosong ditengah jiwa yang sudah berada disisiNya. Rasa rindu beradu menjadi satu Bungamu tampak indah diatas gundukan tanah Haru, tangis tumpah menyeruah disekeliling keabadian. Sudah lama aku tak membuat sajak tentangmu Bukan karena aku lupa denganmu, Tapi kegagalan cinta membuatku pilu Maafkan aku ayah. Tetap saja orang yang mencintaiku hanyalah engkau Sajak-sajak ini akan selalu ku tulis  Meski rinduku selalu menahan tangis. Vidya - 090816