
Barisan Alinea
Ribuan kata telah menjadi saksi langkah panjangmu
Semakin kau melangkah, semakin berkesan deritamu
Tinta hitam dan cucuran tangis selalu menjadi temanmu
Tak peduli kau telah berkelana ke ujung duniamu
Terkadang muncul kalimat yang terselip begitu lucu
Semakin kau melangkah, semakin berkesan deritamu
Tinta hitam dan cucuran tangis selalu menjadi temanmu
Tak peduli kau telah berkelana ke ujung duniamu
Terkadang muncul kalimat yang terselip begitu lucu
Alinea tentang dia,
Barisan awal sebagai pembuka rindu kau tersipu malu
Bergetar bibirmu melepaskan kalimat-kalimat itu
Senyuman manis sesekali kau perlihatkan kepada aleniamu
Tak perlu dibicarakan lagi, memang panah asmara sedang jatuh pada hatimu.
Barisan awal sebagai pembuka rindu kau tersipu malu
Bergetar bibirmu melepaskan kalimat-kalimat itu
Senyuman manis sesekali kau perlihatkan kepada aleniamu
Tak perlu dibicarakan lagi, memang panah asmara sedang jatuh pada hatimu.
Vidya Elma - Surakarta, 30-7-2016
Komentar
Posting Komentar